Rabu, 01 November 2017

Proses Cinta dalam Kimia




Eh, mau tanya dong. Ada nggak ya orang yang tidak pernah merasakan jatuh cinta? Ketika berbicara mengenai cinta, satu definisi tentang cinta sepertinya tidak akan cukup. Banyak lagu-lagu yang tercipta karena rasa cinta. Pujangga cinta selalu mengatakan cinta itu datangnya dari mata turun ke hati. Namun faktanya, perasaan cinta yang ada tidak seorangpun bisa mengetahui kapan datangnya, bahkan oleh sang pemilik perasaan sekalipun. Lalu dari mana asalnya perasaan cinta? 

Sebenarnya perasaan cinta yang selama ini kita rasakan merupakan proses alamiah yang bisa dijelaskan secara ilmiah. Fakta ilmiah jatuh cinta tidak sesimpel kedengarannya loh. Cinta yang sering kedengaran mudah di ucapkan, nyatanya memiliki proses yang cukup rumit untuk di deskripsikan.*etcieh...... hahaha

Kamu pasti udah familiar kan dengan lagu Dari Mata- Jaz yang liriknya "Dari matamu, matamu ku mulai jatuh cinta, ku melihat - melihat ada bayangan, dari mata kau buat ku jatuh, jatuh terus jatuh ke hati. Nah, memang benar cinta mulai dari tatapan mata ke mata, tapi sebelum turun ke hati, aliran cinta dari mata akan transit dulu di otak untuk melewati proses-proses kimiawi. Pada saat transit, cinta akan memerlukan beberapa tahapan dan menyebabkan beberapa jenis senyawa kimia mengalir begitu cepat dari otak ke seluruh sel saraf tubuh. 

Jadi, kalo ada cewek nolak perasaan cinta cowok atau sebaliknya dengan alasan "maaf, belum ada chemistrynya" ya nggak apa-apa. Belum jodohnya aja *hehe. Supaya lebih paham, berikut adalah tahapan-tahapan proses jatuh cinta beserta penjelasannya.



Tahap 1 : Terkesan
Tahap pertama saat kita jatuh cinta adalah terkesan. Tahap ini terjadi ketika ada kontak indra antara dua orang entah itu kontak lewat tatapan mata, berbicara, atau yang lainnya. Lewat kontak indra tersebut bisa membuat kita terkesan baik dari segi penampilan fisik, sikap atau aura.

Tahap 2 : Ketertarikan
Tahap berikutnya adalah Tertarik. Hasil dari kontak indra tersebut akan menyebabkan timbulnya rasa tertarik. Entah tertarik dengan wajahnya, bentuk tubuhnya, sifatnya, sikapnya, kecerdasannya, maupun tertarik dengan isi dompetnya. *Hahahaa.... Pada tahap ini, otak akan terangsang dan menghasilkan tiga senyawa cinta, yaitu :  
1. Phenyletilamine (PEA),
2. Dopamine
3. Nenopinephrine.

Dari ketiga senyawa tersebut, senyawa PEA adalah senyawa yang paling berperan dalam proses kimiawi cinta. Senyawa ini juga yang mengakibatkan sikap tersipu-sipu malu ketika berpandangan dengan orang yang kita sukai. Senyawa PEA ini nyatanya banyak terkandung dalam coklat seperti Silver Queen, Es Krim, Conello dan coklat lain nya. *Ini beneran, dan sekalian ngekode. Wkwkakaka.....

Tahap 3 : Pengikatan
Tahap berikutnya adalah pengikatan, dimana kita merasa hati sudah terikat, tertambat, atau bahasa kerennya sudah nyangkut pada dirinya. Nah, kalo pada tahap ini, tubuh kita akan memproduksi senyawa endropin. Senyawa ini akan memberikan kita rasa nyaman, aman, damai, dan tentam. Otak akan memproduksi senyawa ini saat orang yang kita sayangi berada di dekat kita.

Tahap 4 : Tahap Akhir
Tahap ini adalah tahap terakhir dimana tubuh akan memproduksi senyawa Oxyrocin. Senyawa ini di hasilkan oleh otak kecil yang berperan menimbulkan rasa cinta itu semakin kuat, rukun dan mesra antara keduanya. Senyawa ini bisa membuat sel saraf semakin peka. Oleh karena itu, pikiran dua orang yang jatuh cinta terikat sangat kuat, meskipun keduanya memiliki latar belakang kepribadian yang berbeda.



Demikian lah proses ilmiah yang terjadi saat kita sedang jatuh cinta. Seandainya senyawa cinta itu bisa di sintesis, kan lumayan. Ada obat yang berisikan senyawa-senyawa yang berperan dalam proses jatuh cinta. Musnah deh populasi jomblo di dunia.*Hahaha.... Soalnya kasian sama yang jomblo. Semoga artikelnya dapat memberi pencerahan bagi jiwa-jiwa yang galau karena cinta. Eeiittsss, jangan sampai cinta di tolak dukun bertindak ya... 



Bagikan

Jangan lewatkan

Proses Cinta dalam Kimia
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.